KTI Manfaat Daun Sirsak
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar
Belakang
Salah satu
jenis buah tropis yang sangat populer karena aromanya yang tajam serta rasanya
yang manis keasaman adalah sirsak.Graviola)Rasanya yang manis keasaman itu
memberikan sensasi tersendiri bagi para penggemarnya. Bagi yang senang sarapan
dengan roti, buah sirsak juga sering ditambahkan dalam bentuk selai. Apa pun
bentuk olahannya, cita rasa sirsak tetap melekat kuat pada produk sehingga
mudah dikenali.
Tanaman sirsak
merupakan salah satu jenis tanaman buah yang banyak tumbuh di pekarangan rumah
dan diladang-ladang sampai ketinggian tempat kira-kira 1000 m dari permukaan
laut. Sirsak juga memiliki manfaat yang besar bagi kehidupan manusia, yaitu sebagai
buah yang syarat dengan gizi dan merupakan bahan obat tradisional yang memiliki
multi khasiat. Dalam industri makanan,
sirsak dapat diolah menjadi selai buah dan sari buah, sirup dan dodol sirsak. Selain itu juga dapat sebagai obat
penyakit kanker.
Kanker adalah tumor ganas yang tumbuh
akibat pembelahan sel yang tidak normal dan tidak terkontrol. Pertumbuhan itu
bisa menyebar ke bagian lain dan tubuh melalui sistem limfe atau aliran darah,
sehingga pembelahan sel abnormal tersebut berpotensi menyebabkan kanker ganas yang
berpengaruh besar pada kesehatan. (Panji, 2007)
Menurut WHO, 2010, jumlah kematian akibat
kanker pada tahun 2007 sebanyak 7,9 juta kematian. Angka kematian akibat kanker
secara global diproyeksikan akan meningkat sebesar 45% dari kondisi tahun 2007
yaitu menjadi 11,5 juta kematian pada tahun 2030. Angka estimasi ini sebagian
dipengaruhi oleh peningkatan populasi penduduk global dan penuaan serta
memperhitungkan adanya sedikit penurunan angka kematian untuk beberapa jenis
kanker di negara-negara yang memiliki sumber daya tinggi (negara maju). Jumlah
kasus baru kanker pada periode yang sama diperkirakan melonjak dari 11,3 juta
kasus pada tahun 2007 menjadi 15,5 juta kasus tahun 2030.
Karena jumlah penderita jumlah kanker di Indonesia
cukup banyak maka kami melakukan penelitian mengenai khasiat tanaman sirsak. Dari banyak
manfaat sirsak untuk pengobatan yang sangat menonjol sebagai obat kanker. Ternyata, sirsak berkhasiat
sebagai obat kemoterapi alami yang sangat mencengangkan dengan kekuatan 10.000 kali lebih kuat dari obat kanker adriamycin.
Selain membunuh sel kanker, graviola atau soursoap ini juga berkhasiat
sebagai antibakteri, antivirus,
antioksidan, antijamur,
antiparasit, ntihipertensi, antistres dan menyehatkan system saraf. Takheran jika zuurzak alias si kantung asam ini mendapat julukan buah ajaib yang ampuh menumpas aneka penyakit dari bisul hingga kanker. Indonesia sebagai Negara
tropis yang kaya sebagai sumber alam termasuk buah-buahan berkhasiat
sebagai obat mestinya juga terus mengembangkan riset di bidang ini. Selain itu dapat memproduksi berbagai obat alami yang efektif, aman dan harganya terjangkau guna mewujudkan kesehatan serta kesejahteraan rakyat.
Menurut Mitsuiet al.
(1991), bahwa squamocin mampu menghambat transport elektron pada sistem
respirasi sel, sehingga menyebabkan gradien proton terhambat dan
cadangan energi tidak dapat membentuk ATP. Bulatacin diketahui
menghambat kerja enzim NADH-ubiquinone reduktaseyang diperlukan dalam reaksi
respirasi di mitokondria (Panji, 2009).
Rislansyah (2000),
membuktikan hasil penelitiannya, bahwa ekstrak daun sirsak dapat digunakan
untuk membunuh jentik Anopheles aconitus dengan tingkatkematian sebesar
100%. Caranya adalah dengan mencampurkan ekstrak daun sirsak kedalam mangkok
yang sudah berisi jentik Anopheles aconitus dengan konsentrasi sebesar
0,130%.
Dalam karya tulis ini
kelompok kami tidak membahas tanaman sirsak secara keseluruhan, tetapi hanya
mempelajari pada fokus daun sirsak saja.
1.2
Perumusan
masalah
1.2.1
Kandungan apakah yang ada
pada
daun
sirsak?
1.2.2
Bagaimana cara pengolahan atau pemanfaatan daun sirsak?
1.2.3
Apakah manfaat daun sirsak
bagi
kesehatan?
1.3
Tujuan
penelitian
1.3.1
Untuk mengetahui kandungan gizi yang terdapat
dalam
daun
sirsak.
1.3.2
Untuk
mengetahui
cara
pengolahan
daun
sirsak.
1.3.3
Untuk mengetahui manfaat daun sirsak bagi kesehatan.
1.4 Manfaat Penelitian
1.4.1 Masyarakat memiliki wawasan tentang kandungan
gizi dari daun sirsak.
1.4.2 Masyarakat dapat mengerti cara
mengolah daun sirsak sebagai obat kanker.
1.4.3.Masyarakat memahami tentang kegunaan daun
sirsak sebagai antikanker.
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
A.
KAJIAN
TEORI
1. Kandungan
Gizi pada Daun Sirsak
Kandungan
daun sirsak mengandung senyawa acetoginin, antara lain asimisin,
bulatacin dan squamosin. Pada konsentrasi tinggi, senyawa acetogenin
memiliki keistimewan sebagai anti feedent. Dalam hal ini, serangga hama tidak
lagi bergairah untuk melahap bagian tanaman yang disukainya. Sedangkan pada
konsentrasi rendah, bersifat racun perut yang bisa mengakibatkan serangga hama
menemui ajalnya (Septerina, 2002).
Acetogenin
adalah
senyawa polyketides dengan struktur 30–32 rantai karbon tidak bercabang
yang terikat pada gugus 5-methyl-2-furanone. Rantai furanone dalam
gugus hydrofuranone pada C23 memiliki aktifitas sitotoksik, dan derivat acetogeninyang
berfungsi sitotoksik adalah asimicin, bulatacin, dan squamocin (Shidiqi
2008).
2. Jenis-Jenis
Kanker
Hasil penelitian menunjukkan bahwa daun sirsak mampu menyerang dan
menghancurkan sel-sel kanker, demikian hasil penelitian tentang khasiat sirsak sebagai
antitumor dan antikanker yang dilakukan The National Cancer Institute tahun
1976.
Menurut
Mitsuiet al. (1991) bahwa squamocin mampu menghambat transport elektron
pada sistem respirasi sel, sehingga menyebabkan gradien proton terhambat
dan cadangan energi tidak dapat membentuk ATP. Bulatacin diketahui
menghambat kerja enzim NADH ubiquinone reduktase yang diperlukan dalam
reaksi respirasi di mitokondria (Panji, 2009).
Rislansyah
(2000), membuktikan hasil penelitiannya, bahwa ekstrak daun sirsak dapat digunakan
untuk membunuh jentik Anopheles aconitus dengan tingkat kematian sebesar
100%. Caranya adalah dengan mencampurkan ekstrak daun sirsakke dalam mangkok
yang sudah berisi jentik Anopheles aconitus dengan konsentrasi sebesar
0,130%.
Daun Sirsak/Graviola
diuji secara laboratorium, sejak tahun 1970-an sampai beberapa tahun
berikutnya. Hasil test menunjukkan khasiat daun sirsak secara efektif memilih
target dalam membunuh sel jahat dari 12 tipe kanker yang berbeda-beda,
diantaranya:
·
Kanker Usus Besar
·
Kanker Payudara
·
Kanker Prostat
·
Kanker Paru-paru
·
Kanker Pankreas
Berdasarkan data dan hasil penelitian, daya kerja zat anti kanker di
dalam tanaman sirsak adalah 10.000 kali lebih kuat dalam membunuh dan
memperlambat pertumbuhan sel kanker secara alami dibandingkan dengan Adriamycin
dan Terapi Kemo yang biasa digunakan. Tidak seperti terapi kemo, sari buah ini
secara selective hanya memburu dan membunuh sel-sel jahat dan TIDAK
membahayakan/ membunuh sel-sel sehat. Beberapa peneliti
di Health Sciences Institute mengakui jika buah sirsak memberikan efek anti
tumor/kanker yang sangat kuat, dan terbukti secara medis menyembuhkan segala
jenis kanker.
3. Faktor - faktor penyebab kanker
Penyebab kanker biasanya tidak dapat
diketahui secara pasti karena penyebab kanker dapat merupakan gabungan dari
sekumpulan faktor, genetik dan lingkungan. Namun ada beberapa faktor yang
diduga meningkatkan resiko terjadinya kanker, sebagai berikut :
·
Faktor
keturunan
Faktor genetik menyebabkan beberapa
keluarga memiliki resiko lebih tinggi untuk menderita kanker tertentu bila
dibandingkan dengan keluarga lainnya. Jenis kanker yang cenderung diturunkan
dalam keluarga adalah kanker payudara, kanker indung telur, kanker kulit dan
kanker usus besar. Sebagai contoh, risiko wanita untuk menderita kanker
meningkat 1,5 s/d 3 kali jika ibunya atau saudara perempuannya menderita kanker
payudara.
·
Faktor
Lingkungan
- Merokok sigaret meningkatkan resiko terjadinya kanker paru
- paru, mulut, laring (pita suara), dan kandung kemih.
- Sinar Ultraviolet dari matahari
- Radiasi ionisasi (yang merupakan karsinogenik) digunakan
dalam sinar rontgen dihasilkan dari pembangkit listrik tenaga nuklir dan
ledakan bom atom yang bisa menjangkau jarak yang sangat jauh. Contoh, orang
yang selamat dari bom atom di Hiroshima dan Nagasaki pada Perang Dunia II,
berisiko tinggi menderita kanker sel darah, seperti Leukemia.
·
Faktor
Makanan yang mengandung bahan kimia
Makanan juga dapat menjadi faktor
risiko penting lain penyebab kanker, terutama kanker pada saluran pencernaan.
Contoh jenis makanan yang dapat menyebabkan kanker adalah :
- Makanan yang diasap dan diasamkan (dalam bentuk acar)
meningkatkan resiko terjadinya kanker lambung
- Minuman yang mengandung alkohol menyebabkan berisiko lebih
tinggi terhadap kanker kerongkongan.
- Zat pewarna makanan
- Logam berat seperti merkuri yang sering terdapat pada
makanan laut yang tercemar seperti: kerang, ikan, dsb.
- Berbagai makanan (manis,tepung) yang diproses secara
berlebihan.
·
Virus
Virus yang dapat dan dicurigai menyebabkan
kanker antara lain :
- Virus Papilloma menyebabkan kutil alat kelamin (genitalis)
agaknya merupakan salah satu penyebab kanker leher rahim pada wanita.
- Virus Sitomegalo menyebabkan Sarkoma Kaposi (kanker sistem pembuluh darah yang ditandai oleh lesi kulit berwarna merah)
- Virus Sitomegalo menyebabkan Sarkoma Kaposi (kanker sistem pembuluh darah yang ditandai oleh lesi kulit berwarna merah)
- Virus Hepatitis B dapat menyebabkan kanker hati.
- Virus Epstein - Bar (di Afrika) menyebabkan Limfoma
Burkitt, sedangkan di China virus ini menyebabkan kanker hidung dan
tenggorokan. Ini terjadi karena faktor lingkungan dan genetik.
- Virus Retro pada manusia misalnya virus HIV menyebabkan
limfoma dan kanker darah lainnya.
·
Infeksi
- Parasit Schistosoma (bilharzia) dapat menyebabkan kanker
kandung kemih karena terjadinya iritasi menahun pada kandung kemih. Namun
penyebab iritasi menahun lainnya tidak menyebabkan kanker.
- Infeksi oleh Clonorchis yang menyebabkan kanker pankreas
dan saluran empedu.
- Helicobacter Pylori adalah suatu bakteri yang mungkin merupakan penyebab kanker lambung, dan diduga bakteri ini menyebabkan cedera dan peradangan lambung kronis sehingga terjadi peningkatan kecepatan siklus sel.
- Helicobacter Pylori adalah suatu bakteri yang mungkin merupakan penyebab kanker lambung, dan diduga bakteri ini menyebabkan cedera dan peradangan lambung kronis sehingga terjadi peningkatan kecepatan siklus sel.
·
Faktor
perilaku
- Perilaku yang dimaksud adalah merokok dan mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung lemak dan daging yang diawetkan juga peminum minuman beralkohol.
- Perilaku seksual yaitu melakukan hubungan intim diusia
dini dan sering berganti ganti pasangan.
·
Gangguan
keseimbangan hormonal
Hormon estrogen berfungsi merangsang
pertumbuhan sel yang cenderung mendorong terjadinya kanker, sedangkan
progesteron melindungi terjadinya pertumbuhan sel yang berlebihan. Ada
kecenderungan bahwa kelebihan hormon estrogen dan kekurangan progesteron
menyebabkan meningkatnya risiko kanker payudara, kanker leher rahim, kanker
rahim dan kanker prostat dan buah zakar pada pria.
·
Faktor
kejiwaan, emosional
- Stres yang berat dapat menyebabkan ganggguan keseimbangan
seluler tubuh. Keadaan tegang yang terus menerus dapat mempengaruhi sel, dimana
sel jadi hiperaktif dan berubah sifat menjadi ganas sehingga menyebabkan
kanker.
·
Radikal
bebas
- Radikal bebas adalah suatu atom, gugus atom, atau molekul
yang mempunyai electron bebas yang tidak berpasangan dilingkaran luarnya.
Sumber - sumber radikal bebas yaitu :
1. Radikal bebas terbentuk sebagai produk sampingan dari
proses metabolisme.
2. Radikal bebas masuk ke dalam tubuh dalam bentuk racun-racun kimiawi dari makanan , minuman, udara yang terpolusi, dan sinar ultraviolet dari matahari.
2. Radikal bebas masuk ke dalam tubuh dalam bentuk racun-racun kimiawi dari makanan , minuman, udara yang terpolusi, dan sinar ultraviolet dari matahari.
3. Radikal bebas diproduksi secara berlebihan pada waktu
kita makan berlebihan (berdampak pada proses metabolisme) atau bila kita dalam
keadaan stress berlebihan, baik stress secara fisik, psikologis,maupun
biologis.
4. Gejala -
gejala Kanker
Gejala kanker secara umum yang
timbul tergantung dari jenis atau organ tubuh yang terserang yaitu :
·
Nyeri
dapat terjadi akibat tumor yang meluas menekan syaraf dan pembuluh darah
disekitarnya, reaksi kekebalan dan peradangan terhadap kanker yang sedang
tumbuh, dan nyeri juga disebabkan karena ketakutan atau kecemasan.
·
Pendarahan
atau pengeluaran cairan yang tidak wajar, misalnya ludah, batuk atau muntah
yang berdarah, mimisan yang terus menerus, cairan puting susu yang mengandung
darah, cairan liang senggama yang berdarah (diantara menstruasi/menopause)
darah dalam tinja, darah dalam air kemih.
·
Perubahan
kebiasaan buang air besar
·
Penurunan
berat badan dengan cepat akibat kurang lemak dan protein (kaheksia)
·
Benjolan
pada payudara
·
Gangguan
pencernaan, misalnya sukar menelan yang terus menerus.
·
Tuli,
atau adanya suara - suara dalam telinga yang menetap.
·
Luka
yang tidak sembuh - sembuh
·
Perubahan
tahi lalat atau kulit yang mencolok
Gejala Kanker secara khusus berdasarkan jenis kanker yang
dialami :
·
Kanker
Otak
Sakit kepala yang sangat pada pagi
hari dan berkurang pada tengah hari, epilepsi, lemah, mati rasa pada lengan dan
kaki, kesulitan berjalan,mengantuk, perubahan tidak normal pada penglihatan,
perubahan pada kepribadian, perubahan pada ingatan, sulit bicara.
·
Kanker
mulut
Terdapat sariawan pada mulut, lidah
dan gusi yang tidak kunjung sembuh.
·
Kanker
Tenggorokan
Batuk terus menerus, suara serak
atau parau.
·
Kanker
Paru-paru
Batuk terus - menerus, dahak
bercampur darah, rasa sakit di dada.
·
Kanker
Payudara
Adanya benjolan, penebalan kulit
(tickening), perubahan bentuk, gatal - gatal, kemerahan, rasa sakit yang tidak
berhubungan dengan menyusui atau menstruasi.
·
Kanker
saluran pencernaan
Adanya darah dalam kotoran yang
ditandai dengan warna merah terang atau hitam, rasa tidak enak terus - menerus
pada perut, benjolan pada perut, rasa sakit setelah makan, penurunan berat
badan.
·
Kanker
Rahim (uterus)
Pendarahan diperiode - periode
datang bulan, pengeluaran darah saat mens yang tidak seperti biasanya dan rasa
sakit yang luar biasa.
·
Kanker
Indung Telur (ovarium)
Pada fase lanjut barulah muncul
gejala.
·
Kanker
Kolon
Pendarahan pada rectum, ada darah
pada kotoran, perubahan buang air besar (diare yang terus menerus atau sulit
buang air besar).
·
Kanker
Kandung Kemih atau Ginjal
Ada darah pada air seni, rasa sakit
atau perih pada saat buang air kecil, keseringan atau kesulitan buang air
kecil, sakit pada kandung kemih.
·
Kanker
prostat
Kencing tidak lancar, rasa sakit
yang terus menerus pada pinggang belakang, penis dan paha atas.
·
Kanker
buah zakar/testis
Adanya benjolan pada buah zakar,
ukuran penampungan pada buah zakar yang membesar dan menebal secara mendadak,
sakit pada perut bagian bawah, dada membesar atau melembek.
·
Limfoma
Kelenjar getah bening membesar,
kenyal seperti karet, gatal - gatal, berkeringat pada waktu tidur malam, demam
atau penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas.
·
Leukemia
Pucat, kelelahan kronis, penurunan
berat badan, sering kena infeksi, mudah terluka, rasa sakit pada tulang dan
persendian, mimisan.
·
Kanker
Kulit
Benjolan pada kulit yang menyerupai
kutil (mengeras seperti tanduk), infeksi yang tidak sembuh - sembuh, bintik-bintik
berubah warna dan ukuran, rasa sakit pada daerah tertentu, perubahan warna
kulit berupa bercak-bercak.
·
Komplikasi
Komplikasi
yang sering terjadi pada pasien kanker adalah infeksi yaitu pada pengidap
kanker stadium lanjut.Infeksi terjadi akibat kekurangan protein dan zat gizi
lainnya serta penekanan sistem imun yang sering terjadi setelah pengobatan
konvensional.
BAB
III
METODE
PENELITIAN
3.1
Jenis Penelitian
Kelompok
kami mengambil metode studi pustaka yang merupakan pengamatan dari beberapa
sumber buku maupun internet.
3.2
Populasi dan Sampel
§ Populasi
:
Tanaman
sirsak
§ Sampel
:
Untuk
daun sirsak segar menggunakan 10 lembar daun sirsak. Untuk daun sirsak yang
sudah kering menggunakan 1 bungkus kecil daun sirsak kering yang sudah
dipotong-potong.
3.3
Langkah-langkah Penelitian
Cara mengelola daun sirsak
Menurut Sudarmanto (2009), hama thrips pada tanaman cabai dapat ditekan
dengan cara menumbuk halus 25 sampai 50 lembar daun sirsak dan mencampurnya
dengan 5 liter air, kemudian diendapkan selama satu malam. Selanjutnya larutan
daun sirsak disaring dengan kain halus. Untuk setiap 1 liter hasil saringan
dicairkan dengan 10 sampai 15 liter air. Daun sirsak dapat digunakan untuk
pengendalian hama thrips pada tanaman
cabai.
Caranya adalah dengan menumbuk halus 50 sampai 100 lembar daun sirsak yang dicampur dengan 15 gram detergen dan 5 liter air. Larutan direndam selama 1malam, kemudian disaring menggunakan kainhalus.Untuk setiap 1 liter larutan hasil saringan, dicairkan dengan 10 sampai 15 liter air (Lampung post, 2005).
Simanjuntak (2007), membuktikan hasil penelitiannya,bahwa ekstrak bubuk daunsirsak dapat digunakan untuk mengendalikan hama rayap, caranya adalah dengan meletakkan umpan rumah rayap yang diberi ekstrak bubuk daun
sirsak dengan dosis 6 gram ke dalam toples yang telah berisi 20 ekor rayap. Sawi merupakan jenis sayuran yang
banyak digemari oleh para konsumen diberbagai lapisan masyarakat. Hal tersebut
membuka peluang yang besar untuk pasar jenis sayuran sawi. Sawi tergolong
sayuran yang dapat ditanam pada berbagai musim. Oleh karena itu, sayuran ini
dapat ditanam sepanjang tahun baik pada musim hujan maupun musim kemarau dengan
hasil yang relatif tidak jauh beda, yang penting air cukup tersedia (Haryanto,
2003).
Daun sirsak dapat dimanfaatkan untuk
membantu para penderita kanker. Berikut adalah cara mengolah daun sirsak
menjadi minuman yang berkhasiat:
Daun
Sirsak Segar
1. Ambil 10 lembar daun ukuran sedang
(tambahkan atau kurangi sesuai ukuran daun)
2. Cuci bersih dengan air mengalir,
jangan direndam.
3. Potong sedikit bagian pangkal dan
ujungnya (lebih mudah menggunakan gunting).
4. Rebus 3 gelas atau 600cc air.
Sebaiknya menggunakan panci tembikar yang khusus untuk merebus obat, biasanya
untuk obat China.
5. Setelah air mendidih, masukan daun
sirsak, kecilkan api kompor, dan biarkan selama 20–30 menit sampai air tinggal
1 gelas.
6. Tuang air rebusan daun kedalam
gelas, buang daunnya.
7. Tunggu hingga air menjadi hangat,
minum sekali habis.
8. Untuk penderita kanker, minumlah 2
gelas sehari.
9. Untuk menjaga kesehatan, minumlah 1
gelas sehari atau 2 hari.
Daun
Sirsak Kering
1. Ambil 1 bungkus kecil daun sirsak kering yang sudah di potong‑potong, tuang kedalam mangkuk.
2. Rebus 3 ½ gelas (750cc) air. Sebaiknya menggunakan panci tembikar yang khusus untuk merebus obat,biasanya untuk obat China.
3. Setelah mendidih, tuang ½ gelas air kedalam mangkuk berisi potongan daun. Aduk sebentar, buang airnya dengan menggunakan saringan.
4. Masukan potongan daun sirsak yang sudah dibersihkan kedalam panci.
5. Rebus daun dengan api kecil selama 20 – 30 menit sampai air tinggal 1 gelas.
6. Tuang air rebusan kedalam gelas, buang daunnya.
7. Tunggu hingga air menjadi hangat, minum sekali habis.
Daun Sirsak dalam Kantong Teh Celup
Walaupun dalam kemasan teh celup, daun sirsak tidak akan mengeluarkan seluruh sarinya jika hanya dituang air panas seperti teh celup biasa.
Berikut cara menyiapkannya:
1. Panaskan 1 gelas air (350 cc).
Sebaiknya menggunakan panci tembikar yang khusus untuk merebus obat, biasanya untuk obat China.
2. Setelah mendidih, masukkan 1 kantong teh celup, rebus dengan api kecil selama 1 – 2 menit saja.
3. Tuang air rebusan kedalam gelas, sertakan kantong tehnya.
4. Tunggu hingga hangat, minum sekali habis.
Penting:
1. Air rebusan jangan dibiarkan terlalu lama karena banyak mengandung Antitoksi dan Antioksidan mudah bereaksi dengan oksigen sehingga khasiatnya berkurang.
2.
Untuk penderita kanker, minumlah 2 gelas sehari.
3.
Untuk menjaga kesehatan, minumlah 1 gelas sehari, atau 2 hari sekali.
4.
Istirahatlah1–2hari(tidak minum daun sirsak)setelah rutin selama seminggu, atau istirahat 5 ‑ 7 hari setelah rutin selama sebulan. Hal ini karena daun sirsak dapat mengurangi mikroba usus. Waktu istirahat untuk menormalkan flora usus kembali.
5.
Disarankan minum Yakult atau prebiotik lain untuk menjaga kondisi flora usus (jangan minum berbarengan dengan daun sirsak).
3.4 Manfaat Penelitian
Manfaat
Daun Sirsak
Selain penyakit kanker daun sirsak juga dapat
menyembuhkan berbagai penyakit lainnya seperti:
|
No
|
Sifat
|
Keterangan
|
|
1
|
Antibakteri
|
Menghambat perkembangan bakteri
|
|
2
|
Antivirus
|
Menghambat perkembangan Virus
|
|
3
|
Antikanker
|
Menghambat perkembangan Kanker
|
|
4
|
Anti tumor
|
Menghambat perkembangan Tumor
|
|
5
|
Anti parasit
|
Menghambat perkembangan parasit
|
|
6
|
Antimalaria
|
Antimalaria
|
|
7
|
Antileishmania
|
Antileishmania
|
|
8
|
Antipasmodik
|
Zat yang bersifat merelaksasi otot
polos
|
|
9
|
Antikonvulsan
|
Antikejang
|
|
10
|
Astrigen
|
Zat yang bersifat mengerutkan
|
|
11
|
SitotoksinAntimutagenik
|
Sifat yg meracuni sel
|
|
12
|
Analgenik
|
Zat yang besifat menghambat rasa sakit
|
|
13
|
Antiinflamasi
|
Zat yang meredakn rasad peradangan
|
|
14
|
Februge
|
Zat yang meredakan demam
|
|
15
|
Hipotensi
|
Zat yang bisa menurunkan tekanan darah
|
|
16
|
Hipoglikemik
|
Menurunkan kadar gula
|
|
17
|
Insektisida
|
Membunuh serangga
|
|
18
|
Nervin
|
Menguatkan saraf
|
|
19
|
Kardiodepresan
|
Menekan aktifitas jantung
|
|
20
|
Emetik
|
Merangsang muntah
|
|
21
|
Galaktogofue
|
Meningkatkan produksi ASI
|
|
22
|
Piscitida
|
Zat yang dapat meracuni ikan,sejenis
tuba
|
|
23
|
Pediolosida
|
Membunuh kutu
|
|
24
|
Sedatif
|
Zat yang bisa menenangkan
|
|
25
|
Stomakik
|
Menguatkan lambung dan meningkatkan
nafsu makan
|
|
26
|
Vasolidator
|
Melebarkan pembuluh darah
|
|
27
|
Vermifuge
|
Dapat membunuh cacing usus
|
|
28
|
Diuretik
|
Peluruh air seni
|
|
29
|
Tranquilizer
|
Zat yang bersifat menenangkan
|
|
30
|
Uterotonik
|
Merangsang kontraksi uterus
|
|
31
|
Pestisida
|
Dapat mengendalikan, menolak, memikat
atau membasmi organisme penggangu tanaman.
|
BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN
4.1 HASIL PENELITIAN
Kandungan
Gizi Daun Sirsak
Daun sirsak mengandung
senyawa monotetrahidfofuran asetogenin, seperti anomurisin A dan B,
gigantetrosin A, annonasin-10-one, murikotosin A dan B, annonasin, dan
goniotalamisin. Khasiat senyawa-senyawa ini untuk pengobatan berbagai penyakit.
Daun dan batang sirsak juga
mengandung senyawa tanin, fitoteron, kalsium oksalat, serta alkaloid murisin.
Asam hidrosianik dalam jumlah tinggi terdapat dalam kulit kayu pohon sirsak
serta jumlah yang lebih sedikit ditemukan dalam akar dan daun sirsak.
Daun sirsak mampu mambunuh
sel kanker secara efektif, terutama sel kanker prostat, pankreas, dan
paru-paru. Ekstrak daun sirsak secara efektif akan memilih target dan membunuh
sel ganas pada 12 jenis kanker.
Satu studi memperlihatkan
bahwa senyawa asetogenin dalam sirsak mempunyai toksisitas selektif terhadap
sel adenokarsinoma kolon yang memiliki potensi tinggi dibandingkan adriamisin.
Peneliti Jepang, Naoto
Kojima dari Universitas Osaka berhasil mensintesis senyawa asetogenin yang
bersifat antitumor. Kojima juga mensintesis senyawa murisolin, seperti
terkandung dalam daun sirsak, yang bersifat sitotoksik terhadap sel tumor
manusia dengan kekuatan 105 sampai dengan 106 kali dari kekuatan adriamycin
(obat kemoterapi).
Para peneliti di Taiwan
tahun 2003 juga melaporkan bahwa kandungan utama asetogenin sirsak, yaitu
annonasin memiliki sifat toksik yang tinggi terhadap sel kanker ovarium,
serviks, kandung kencing, dan sel kanker kulit apabila digunakan pada dosis
yang rendah.
Senyawa annomurisin E yang
berhasil diisolasi dari daun sirsak memiliki sifat sitotoksik pada beberapa sel
kanker yang diuji, termasuk pada sel kanker prostat. Melihat fakta bahwa
ekstrak sirsak begitu memberikan harapan yang sangat baik, semestinya para
dokter ahli tumor dapat meresepkan ekstrak sirsak untuk mengobati pasien
kanker.
Daun sirsak mengandung dua
jenis Annona asetogenin, murikoreasin, dan muriheksosin C yang memperlihatkan
sifat sitotoksik terhadap human tumor
cell lines (sel tumor manusia) serta selektif terhadap adenokarsinoma
prostat adenokarsinoma prostat (PC3) dan karsinoma pankreas (PACA-2) cell lines. Fraksionasi biji sirsak
menghasikan isolasi 5 senyawa baru, yaitu cis-annonasin, cis-annonasin-10-one,
cis-goniotalamisin, arianasin, dan javorisin yang berkhasiat antikanker.
Daun sirsak diketahui mengandung zat annonaceous
acetogenins yang mampu 10.000 kali lebih kuat membunuh sel-sel kanker daripada
zat adriamycin, yang biasa dipakai dalam pengobatan kemoterapi. Zat acetogenins
dapat membunuh aneka jenis kanker, seperti kanker usus, tiroid, prostat,
paru-paru, payudara, dan pankreas bahkan penyakit ambeien tanpa merusak atau
mengganggu sel-sel tubuh yang sehat.
Daun sirsak kini semakin langka dan
makin banyak dicari orang, karena para ahli menemukan senyawa aktif ‘Acetogenins’
di dalam daun sirsak, yang dapat membantu kesembuhan pasien
yang menderita kanker.
Peneliti Indonesia, Profesor Soelaksono Sastrodihardjo PhD dari Sekolah
dan Ilmu Teknologi Hayati Institut Teknologi Bandung juga telah membuktikan khasiat
daun sirsak itu dalam risetnya. Ia bersama Jerry McLaughlin dari
Purdue University, Amerika Serikat telah membuktikan ’Acetogenins’
menghambat ATP (adenosina trifosfat). ATP adalah sumber energi di dalam tubuh,
dan sel kanker membutuhkan banyak ATP.
Acetogenins masuk dan menempel di reseptor dinding sel dan merusak ATP di
dinding mitokondria. Dampaknya adalah produksi energi di dalam sel kanker atau
tumor pun berhenti dan akhirnya sel kanker mati.
Dan yang lebih mengagumkan adalah Acetogenins
sangat
selektif, hanya menyerang sel kanker yang memiliki kelebihan ATP. Senyawa itu
tidak menyerang sel-sel lain yang normal di dalam tubuh.
4.2 PEMBAHASAN
Manfaat daun sirsak sangat besar bagi
kesehatan kita. Daun sirsak ternyata bermanfaat untuk mengobati sakit kanker.
Hal ini diketahui dari suku Tribes di Amazon sana pada sekitar tahun 90-an.
Sebagai obat yang cukup mudah didapatkan di area hutan dan pemukiman, daun
sirsak ini mudah juga dalam proses pengolahannya menjadi obat untuk mengobati
penyakit kanker. yaitu dengan cara merebus sekitar 10 lembar daun sirsak
tersebut (setelah dicuci bersih) dengan menggunakan sekitar 3 gelas air, rebus
hingga mendidih dan akhir tinggal sekitar 3 gelas saja. Untuk pengobatan kanker
tadi minumlah 3 gelas air rebusan daun sirsak tersebut dalam sehari. Kemudian
manfaat lain dari daun sirsak ini adalah untuk mengobati sakit bisul. Untuk
mengobati bisul caranya cukup kita ambil daun sirsak yang agak muda jangan yang
tua, kemudian tempelkan di bisul anda. Disamping beberapa manfaat daun sirsak
diatas, masih ada manfaat lainnya yaitu untuk mengobati sakit pinggang, cara
mengkonsumsinya dengan merebus sekitar 20 lembar daun sirsak dengan menggunakan
5 gelas hingga mendidih kemudian tunggu hingga tertinggal sekitar 2 gelas saja,
kemudian minumlah 1 kali sehari sebanyak tiga perempat gelas saja. Manfaat lain
daun sirsak untuk kesehatan kita adalah untuk mengobati eksim dan reumatik,
cara membuat ramuan dari daun sirsak ini adalah hanya dengan menumbuk daun
sirsak tersebut kemudian ditempelkan di bagian yang sakit. Daun sirsak ini bisa
untuk menurunkan kadar asam urat dalam tubuh, setelah minum air rebusan daun
sirsak ini maka asam urat akan menjadi sembuh sedikit demi sedikit. Begitu
banyak manfaat daun sirsak ini. Penyakit kanker yang sekarang ini menghantui
masyarakat setidaknya sudah ada alternatif solusi obat dengan menggunakan
pengobatan alami dengan daun sirsak ini. Menurut Ervizal AM Zuhud penelitian
sirsak sempat ditutupi-tutupi selama 10 tahun karena ‘mengancam’ kelangsungan
hidup kemoterapi dan industri kimia. Apalagi harga sirsak murah. Hasil
penelitian itu, “Baru tersebar setelah keluarga dari seorang peneliti mengidap
kanker dan mempublikasikan di dunia maya”, kata kepala Bagian Konservasi dan
Keanekaragaman Tanaman, Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor, itu.
Berbagai lembaga riset di tanah air juga mulai menguak
rahasia daun sirsak dan kerabatnya. Sekadar menyebut contoh, periset di Pusat
Studi Biofarmaka IPB, Prof Dr Latifah K Darusman, hingga kini meriset komponen
kimia yang dominan di daun sirsak. Sedangkan peneliti di Universitas Gadjah
Mada, Prof Dr Sismindari, meriset khasiat biji dan daun srikaya yang kaya ribosome
inactivating protein (RIP). “ribosome inactivating protein (RIP)
mampu merusak sintesis protein pada sel yang sedang tumbuh sehingga mati”, kata
Sismindari.
Konsumsi daun sirsak bukan hanya untuk para pasien,
tetapi juga baik bagi orang sehat. Menurut Ervizal AM Zuhud, kasiat daun sirsak
bagi orang sehat, “Menambah kekebalan tubuh dan mencegah asam urat. Bagi pria,
daun sirsak menambah jumlah dan memperkuat sperma”. Di Indonesia kini para
dokter dan herbalis meresepkan daun sirsak kepada para pasien. Ada yang
meresepkan secara tunggal – hanya daun sirsak, tetapi ada pula yang meracik
kombinasi daun sirsak dengan herbal lain seperti rimpang temu putih dan
sambiloto. Mereka meresepkan daun sirsak antara lain untuk mengatasi beragam
kanker.
Herbalis di Yogyakarta, Lina Mardiana meresepkan daun
atau buah sirsak terutama sebagai pengganti kemoterapi pada pasien kanker.
“Khasiat daun atau buah sirsak itu untuk mengeliminasi radikal bebas,
mengeringkan sel kanker, menyembuhkan peradangan di dalam tubuh, dan terutama
meningkatkan stamina pasien agar tubuh tidak lemah”, kata Lina Mardiana. Para
dokter dan herbalis seperti Valentina Indrajati di Bogor, Jawa Barat, memilih
daun yang sedang – tak terlalu tua dan tak terlampau muda. Dari pucuk,
kira-kira daun di baris ke-4 hingga ke-6.
Para herbalis meresepkan daun sirsak bukan hanya untuk
mengatasi sel kanker. Herbalis di Gegerkalong, Kotamadya Bandung, Jawa Barat, H
Sarah Kriswanty, misalnya, meresepkan daun sirsak untuk mengatasi bronkhitis
dan kejang. Sedangkan Lina Mardiana meresepkan daun sirsak untuk pasien yang
menderita peradangan, misalnya radang tenggorokan, usus, pencernaan, ambeien (Sentosa
Karena Graviola halaman 24).
Menurut dr Willie Japaries MARS yang juga meresepkan
daun sirsak, daun Annona muricata bersifat netral sehingga sesuai untuk
mengatasi beragam jenis kanker. Herbalis lain yang juga meresepkan daun sirsak
antara lain dr Prapti Utami di Jakarta Selatan dan Maria Andjarwati
(Kelapagading, Jakarta Utara. Para herbalis dan dokter itu sebagian besar
meresepkan daun sirsak baru pada 2 – 4 tahun silam. Pada umumnya mereka tak
meracik, tetapi pasien yang menyiapkan sendiri sejak pencarian daun hingga
merebus.
Menurut Juwita, yang
juga telah menulis berbagai buku "Galeri Tanaman Hias Daun, Galeri Tanaman
Hias bunga dan Kuliah Kelas Bisnis Lancar " itu, dari daun hingga akar
tanaman sirsak, semua berkhasiat untuk obat. Sementara bunganya juga bisa untuk
obat pengobatan bronkitis dan batuk. Buahnya untuk obat diare, maag, disentri,
demam, flu dan menjaga stamina. Sedangkan bijinya untuk mengobati parasit
kulit, sebagai obat cacing dan sudah banyak digunakan untuk insektisida. Kulit
batang pohon sirsak antara lain mengandung atherosperimne, murin dan solamine,
yang biasa digunakan untuk pengobatan asma, batuk, hipertensi dan obat penenang
serta kejang. Sedangkan akarnya paling banyak mengandung zat di antaranya
annocotacin, annomontacin , muricatin serta reticulatacin. Akar sirsak ini bisa
untuk obat penenang dan mengobat kejang-kejang serta diabetis. Khusus diabetis
yang digunakan adalah kulit akarnya.
BAB
V
PENUTUP
4.1
KESIMPULAN
·
Daun sirsak memiliki manfaat yang besar
bagi kesehatan manusia, yaitu dapat memperlambat pertumbuhan sel kanker secara
alami seperti kanker prostat, kanker pankreas, dan kanker paru-paru. Selain
dapat mengobati penyakit kanker, daun sirsak juga berkhasiat untuk mengobati
sakit bisul, sakit pinggang, eksim, rematik, dan dapat menurunkan kadar asam
urat di dalam tubuh.
·
Daun sirsak diketahui mengandung zat annonaceous
acetogenins yang mampu 10.000 kali lebih kuat membunuh sel-sel kanker daripada
zat adriamycin, yang biasa dipakai dalam pengobatan kemoterapi. Daun sirsak juga
mengandung senyawa acetoginin, antara lain asimisin, bulatacin dan
squamosin.
·
Daun sirsak
dapat dikonsumsi manusia dengan cara merebus bagian daun yang tidak terlalu
muda dan tidak terlalu tua, kemudian meminum air rebusan daun sirsak tersebut. Selain
merebus langsung daun sirsak segar, daun sirsak juga dapat dikonsumsi dalam
bentuk jamu, kemasan teh celup, dan merebus daun sirsak yang sudah dikeringkan.
4.2 SARAN
·
Kita sebaiknya memanfaatkan daun sirsak
di sekitar kita untuk menjaga kesehatan tubuh kita.
·
Bagi penderita kanker sebaiknya minum
air rebusan daun sirsak 2 gelas sehari.
·
Untuk menjaga kesehatan sebaiknya minum
air rebusan daun sirsak 1 gelas sehari atau 2 hari sekali.
·
Apabila membuat air rebusan daun sirsak
sebaiknya memilih daun daun sirsak yang tidak terlalu muda dan tidak terlalu
tua.
·
Apabila merebus daun sirsak jangan
menggunakan panci yang terbuat dari alumunium, sebaiknya menggunakan panci yang
terbuat dari tanah liat karena alumunium dapat bereaksi dengan asam dan basa
sehingga dapat mempengaruhi kasiat air rebusan daun sirsak.
·
Air rebusan daun sirsak sebaiknya jangan dibiarkan terlalu
lama karena banyak mengandung antitoksi dan antioksidan yang mudah bereaksi
dengan oksigen sehingga kasiatnya dapat berkurang.
terimakasih untuk tulisan/artikelnya..
BalasHapushttp://obatasliindonesia.com/obat-herbal-kanker-usus-terbaik/
Wah bagus ya
BalasHapusuntuk membantu bagi Anda yang ingin merasakan khasiat daun sirsak namun sulit mendapatkan daun sirsak kering di daerah Anda, kami menyediakan
kapsul minyak sirsak (ekstrak dari daun sirsak) utk membatu pengobatan dengan daun sirsak seperti kanker tumor dll
KLIK Jual Minyak Daun Sirsak
Atau langsung 0813-80-262524 (Ryan) SMS/WhatsApp/Telegram/Line
Stiletto Titanium Hammer - Etienne Style - tatanium-arts.com
BalasHapusStiletto titanium chloride Titanium Hammer - Etienne Style · Stiletto Titanium titanium damascus knives Hammer - Etienne Style · Stiletto Titanium Hammer - Etienne Style · Stiletto Titanium can titanium rings be resized Hammer - titanium quartz Etienne Style · Stiletto Rating: 4.2 · 14 reviews · €49.00 · In snow peak titanium stock